
Setiap pemilik bisnis cepat belajar satu hal: angka tidak punya waktu untuk menunggu. Dari laporan penjualan mingguan sampai performa kampanye iklan, Anda selalu butuh satu angka kunci yang jadi kompas keputusan: rata-rata.
Fungsi seperti AVERAGE, AVERAGEIF, dan AVERAGEIFS di Excel maupun Google Sheets mengambil tumpukan data mentah lalu mengubahnya menjadi gambaran yang bisa dicerna. Bukan sekadar hitung-hitungan, ini cara paling sederhana membaca tren: apakah leads membaik, apakah biaya iklan membengkak, apakah performa tim stabil.
Namun ketika file makin banyak, sheet makin panjang, dan kriteria makin rumit, menghitung rata-rata berubah dari tugas sepele menjadi pekerjaan penuh waktu. Di sinilah AI agent layak turun tangan. Dengan mendelegasikan proses ini ke Simular AI agent, Anda bisa otomatis mengimpor data ke Google Sheets, menerapkan fungsi rata-rata yang tepat, memfilter berdasarkan kriteria, lalu menghasilkan ringkasan yang rapi tanpa satu pun klik manual. Hasilnya: rata-rata yang konsisten, ratusan sheet yang terurus, dan jam kerja yang kembali untuk berpikir strategi, bukan menatap sel.
Menghitung rata-rata itu sederhana. Sampai Anda harus melakukannya ratusan kali, di puluhan sheet, setiap minggu. Di sinilah perpaduan antara Google Sheets dan AI agent mulai terasa seperti superpower.
Sebelum bicara otomatisasi, pastikan fondasinya kuat. Inilah cara manual menghitung rata-rata di Google Sheets.
Kapan digunakan:
Bayangkan Anda ingin rata-rata omzet hanya untuk cabang dengan status "Aktif".
Sheets akan mencari baris yang berstatus "Aktif" saja, lalu menghitung rata-rata omzetnya.
Sekarang tambahkan syarat lain: hanya cabang di kota tertentu dan status Aktif.
Anda mendapatkan rata-rata omzet cabang Aktif di Jakarta saja.
Kelebihan cara manual:
Kekurangan cara manual:
Untuk pemilik agensi, tim sales, atau marketer, masalahnya jarang berhenti di satu sheet.
Tiba-tiba, tugas "cuma hitung rata-rata" berubah menjadi:
Itu pekerjaan sempurna untuk komputer, bukan manusia.
Simular Pro adalah AI computer agent yang bisa menggunakan komputer seperti manusia: membuka browser, login ke akun, membuka Google Sheets, mengimpor file, menulis rumus, bahkan memindahkan hasil ke laporan akhir.
Bayangkan alur harian seperti ini:
Semua itu bisa berjalan rutin: harian, mingguan, atau per event, tanpa Anda buka satu pun file.
Pertimbangkan mendelegasikan ke AI agent ketika:
Di titik itu, setiap klik manual adalah waktu dan fokus yang bisa dialihkan ke hal yang lebih strategis: membaca pola, menyusun eksperimen, dan membuat keputusan, sementara Simular AI agent mengurus semua rumus rata-rata di belakang layar.
Masukkan dulu data angka Anda ke dalam satu kolom, misalnya A2 sampai A20. Pilih sel tempat hasil rata-rata akan ditampilkan, misalnya B2. Ketik rumus =AVERAGE(A2:A20) lalu tekan Enter. Jika rentang data berubah, sesuaikan angka 20 dengan baris terakhir data Anda. Untuk menghindari salah pilih rentang, klik dan drag langsung area sel ketimbang mengetik koordinatnya manual.
Siapkan data dengan jelas: misalnya kolom B berisi kategori, kolom C berisi angka penjualan. Untuk rata-rata penjualan kategori "Online", pilih sel hasil lalu ketik =AVERAGEIF(B2:B100, "Online", C2:C100). Rentang pertama adalah area kriteria, argumen kedua isi syarat, dan argumen ketiga adalah kolom angka yang akan dirata-ratakan. Pastikan teks kategori konsisten agar rumus tidak melewatkan baris.
Gunakan AVERAGEIFS ketika Anda perlu rata-rata dengan lebih dari satu kriteria, misalnya rata-rata omzet untuk cabang "Aktif" di kota "Bandung". Strukturnya: =AVERAGEIFS(range_angka, range_kriteria1, "Aktif", range_kriteria2, "Bandung"). Pastikan semua range punya panjang baris yang sama. Jika Anda sering memakai pola yang sama, simpan di template agar tim tinggal mengganti kriterianya saja.
Banyak error muncul karena campuran teks dan angka, atau ada sel kosong di tengah. Di Google Sheets, pastikan kolom yang akan dirata-ratakan berformat Number. Jika ada simbol seperti %, ubah ke format persentase resmi. Hindari spasi tersembunyi di sel kategori yang dipakai AVERAGEIF. Untuk data yang sering berubah, pertimbangkan gunakan AVERAGEIFS dengan kriteria rentang angka agar hasil tetap konsisten.
Buat satu file template yang sudah berisi rumus AVERAGE, AVERAGEIF, dan AVERAGEIFS di sheet ringkasan. Setiap bulan, impor data baru ke sheet "Raw" dengan struktur kolom yang sama. Hubungkan template ini ke workflow Simular AI agent agar agent mengimpor file mentah, memperbarui rentang, dan menyalin hasil ke laporan final. Dengan begitu, tim hanya memeriksa angka akhir, bukan mengelola rumus dari nol.