

Bayangkan Anda pemilik agensi kecil. Setiap pekan, tim menyalin data prospek dari berbagai sumber ke satu spreadsheet. Nama depan di kolom A, nama belakang di kolom B, jabatan di kolom C, lalu harus digabung rapi ke satu kolom untuk email, satu kolom lain untuk laporan, dan seterusnya. Pekerjaan ini terlihat sepele, tapi menghabiskan ratusan klik dan fokus manusia yang seharusnya dipakai untuk menjual, bukan mengutak-atik sel.Menggabungkan kolom di spreadsheet dengan benar itu penting: mempengaruhi kualitas laporan, personalisasi kampanye, dan integrasi ke CRM. Google Sheets sudah memberi fitur menambah, memindahkan, dan mengubah ukuran kolom dengan mudah seperti di panduan resminya ([support.google.com/docs/answer/54813](https://support.google.com/docs/answer/54813)). Namun saat volume data meledak, pekerjaan ini berubah jadi kerja rutin yang berulang.Di sinilah AI computer agent layak mengambil alih. Alih-alih tim Anda mengulangi formula dan drag-down ratusan kali, agen AI bisa membuka file Google Sheets, membaca struktur kolom, memutuskan rumus terbaik (CONCAT, TEXTJOIN, ARRAYFORMULA), menerapkannya ke banyak sheet sekaligus, lalu memindah dan membersihkan kolom lama. Anda cukup mendefinisikan aturan sekali, lalu agen mengerjakannya berkali-kali tanpa lelah, menjaga konsistensi dan mengurangi kesalahan manusia.
Menggabungkan kolom di spreadsheet kelihatannya sederhana, sampai Anda harus melakukannya di puluhan file dan ribuan baris. Di sini kita bahas dari cara paling dasar sampai otomatisasi skala besar dengan AI agent.## 1. Cara Manual di Google Sheets (3–5 Metode)### 1.1. Merge cells untuk header atau labelIni bukan menggabungkan isi teks, tapi menggabungkan sel secara visual. Cocok untuk judul tabel.Langkah:1. Buka Google Sheets Anda.2. Blok sel yang ingin digabung, misalnya A1:C1.3. Klik ikon **Merge cells** di toolbar (ikon kotak menyatu) atau menu **Format > Merge cells**.4. Pilih opsi: - **Merge all**: gabungkan semua sel terpilih. - **Merge horizontally**: gabung sepanjang baris. - **Merge vertically**: gabung sepanjang kolom.Dok resmi: [Merge cells](https://support.google.com/docs/answer/9060449)Catatan: hanya isi sel kiri atas yang dipertahankan. Ini tidak dipakai untuk menggabungkan teks dari beberapa kolom ke satu kolom.### 1.2. Gabungkan dua kolom teks dengan operator `&`Ini cara tercepat untuk menggabungkan isi dua kolom (misalnya nama depan dan nama belakang).Contoh:1. Misal: - Kolom A: Nama Depan (A2:A) - Kolom B: Nama Belakang (B2:B)2. Di sel C2, ketik rumus: ``` =A2 & " " & B2 ```3. Tekan **Enter**, lalu drag handle di pojok kanan bawah C2 ke bawah sampai baris terakhir.Hasil: C2 akan berisi "NamaDepan NamaBelakang". Ubah spasi di tengah sesuai format yang Anda mau, misalnya `", "` atau menambah jabatan.### 1.3. Menggunakan `CONCAT` atau `CONCATENATE``CONCAT` hanya menerima dua argumen, sedangkan `CONCATENATE` bisa lebih dari dua.Contoh menggabungkan nama lengkap dengan jabatan:``` =CONCATENATE(A2, " ", B2, " - ", C2)```Langkahnya sama: letakkan rumus di kolom baru (misalnya D2), lalu tarik ke bawah.Kapan dipakai:- Saat Anda ingin menggabungkan lebih dari dua kolom dengan pola tetap.### 1.4. Menggunakan `TEXTJOIN` untuk banyak kolomJika Anda punya banyak kolom dan ingin mengabaikan sel kosong, gunakan `TEXTJOIN`.Contoh:``` =TEXTJOIN(" ", TRUE, A2:C2)```Penjelasan:- Argumen pertama `" "`: pemisah (delimiter), di sini spasi.- Argumen kedua `TRUE`: abaikan sel kosong.- Argumen ketiga `A2:C2`: rentang kolom yang ingin digabung.Tarik rumus ke bawah untuk seluruh baris.### 1.5. `ARRAYFORMULA` untuk mengisi satu kolom penuhDaripada drag rumus setiap kali ada baris baru, gunakan `ARRAYFORMULA`.Contoh:``` =ARRAYFORMULA(IF(A2:A="",,A2:A & " " & B2:B))```Penjelasan:- Mengisi seluruh kolom dengan gabungan A dan B.- Jika A kosong, baris di kolom hasil juga dibiarkan kosong.Taruh rumus ini di baris header kolom target (misalnya C2). Saat baris baru ditambahkan, rumus otomatis ikut menghitung.Dok tentang kolom dan sel: [Menambahkan atau memindahkan kolom & sel](https://support.google.com/docs/answer/54813)## 2. No-Code Automation dengan ToolsUntuk marketer, sales, dan pemilik bisnis, data sering mengalir dari banyak sumber: formulir, CRM, iklan, marketplace. No-code tools bisa menggabungkan kolom sebelum data sampai ke tim.### 2.1. Zapier: gabungkan kolom saat baris baru dibuatSkenario: setiap kali ada form baru, data masuk ke Google Sheets dan Anda ingin otomatis punya kolom "Nama Lengkap".Langkah:1. Di Zapier, buat **Zap** dengan trigger **New Spreadsheet Row in Google Sheets**.2. Tambahkan langkah **Formatter > Text > Concatenate**.3. Pilih field yang ingin digabung (misalnya First Name + Last Name) dan atur delimiter (spasi atau tanda hubung).4. Tambah langkah **Update Spreadsheet Row** di Google Sheets untuk menulis hasil ke kolom tertentu.Kelebihan:- Tidak perlu menyentuh rumus di Sheets.- Otomatis bekerja setiap kali ada baris baru.Kekurangan:- Tergantung limit Zapier.- Jika struktur kolom sering berubah, Anda perlu update Zap.### 2.2. Make (Integromat) atau tools serupaKonsepnya sama dengan Zapier tapi lebih visual:1. Modul **Google Sheets: Watch Rows**.2. Modul **Text aggregator** atau **Set variable**, gabungkan field seperti di rumus.3. Modul **Update Row** untuk menuliskan hasil.Cocok untuk:- Agensi yang menggabungkan banyak sumber data (iklan, e-commerce, CRM) ke satu Google Sheets.### 2.3. Add-on di Google Workspace MarketplaceBeberapa add-on menawarkan pembersihan dan transformasi data:- Cari di Marketplace dengan kata kunci "merge columns", "data cleanup".- Banyak yang menyediakan wizard untuk menggabungkan kolom tanpa rumus, cukup klik dan pilih kolom.Kelebihan:- Semua terjadi di dalam Google Sheets.- UI lebih ramah non-teknis.Kekurangan:- Tergantung add-on pihak ketiga.- Versi gratis biasanya terbatas.## 3. Otomatisasi Skala Besar dengan AI Agent (Simular)Saat Anda mengelola banyak brand, banyak klien, dan tiap klien punya puluhan spreadsheet, no-code pun mulai kewalahan. Di sinilah AI computer agent seperti Simular Pro menjadi menarik.### 3.1. Agen membuka dan memproses banyak file Google SheetsWorkflow:1. Agen Simular Pro dijalankan di desktop Anda.2. Agen membuka browser, login ke Google Drive, mencari folder proyek tertentu.3. Untuk setiap file Google Sheets: - Membuka sheet terkait (misalnya "Leads 2025"). - Mengidentifikasi kolom yang perlu digabung (contoh: First Name, Last Name, Company). - Menulis rumus `TEXTJOIN` atau `ARRAYFORMULA` di kolom hasil. - Memindahkan kolom hasil ke posisi yang diinginkan. - Opsional: menyembunyikan atau menghapus kolom lama setelah verifikasi.Kelebihan:- Bisa berjalan di ratusan file secara berurutan.- Meniru klik dan logika manusia, tapi konsisten.Kekurangan:- Butuh sedikit waktu untuk mendesain skenario awal.### 3.2. Agen sebagai bagian pipeline produksi dataContoh use case untuk agensi atau tim sales:1. CRM mengekspor data ke CSV setiap malam.2. Agen Simular membuka file CSV di Google Sheets.3. Agen: - Menambah kolom baru. - Menggabungkan beberapa kolom jadi format alamat penuh atau subject email. - Mengurutkan dan memfilter data. - Mengirim ringkasan ke Slack atau email.Kelebihan:- Produksi-grade: dirancang untuk workflow ribuan hingga jutaan langkah.- Transparan: setiap klik, formula, dan perubahan tercatat dan bisa diaudit.Kekurangan:- Overkill jika Anda hanya menggabungkan beberapa kolom di satu file sesekali.Dengan kombinasi Google Sheets, no-code tools, dan AI agent seperti Simular, Anda bisa memilih level otomatisasi yang pas: dari sekadar menghemat beberapa menit, sampai menggantikan jam kerja berulang setiap hari.
Untuk menggabungkan kolom nama depan dan nama belakang di Google Sheets, gunakan kolom baru sebagai kolom hasil agar data asli tetap aman.Langkah detail:1. Misal: - Kolom A: Nama Depan (A2:A) - Kolom B: Nama Belakang (B2:B)2. Klik sel kosong di kolom C, misalnya C2.3. Masukkan rumus sederhana: ``` =A2 & " " & B2 ``` Rumus ini menambahkan satu spasi di antara nama depan dan belakang.4. Tekan **Enter**.5. Pegang handle kecil di pojok kanan bawah sel C2, lalu tarik ke bawah sampai baris terakhir untuk menyalin rumus.Jika Anda ingin otomatis mengisi seluruh kolom tanpa drag:``` =ARRAYFORMULA(IF(A2:A="",,A2:A & " " & B2:B))```Taruh rumus ini di C2. Rumus akan menyesuaikan saat baris baru ditambahkan. Setelah yakin hasilnya benar, Anda boleh menyalin kolom C dan **Paste values** ke kolom lain bila perlu.
Banyak pengguna bingung antara tombol **Merge cells** dan rumus penggabungan teks.**Merge cells**:- Hanya menggabungkan wadah sel secara visual, bukan isi dari beberapa sel.- Hanya konten sel kiri atas yang disimpan, sisanya dihapus.- Cocok untuk membuat header tabel lebar (misalnya judul di atas beberapa kolom).- Langkah: blok sel (misalnya A1:C1) → klik ikon Merge atau menu **Format > Merge cells** → pilih jenis merge.- Lihat panduan resmi: [Merge cells](https://support.google.com/docs/answer/9060449).**Menggabungkan isi kolom (teks)**:- Menghasilkan teks baru yang merupakan gabungan dari beberapa kolom.- Menggunakan rumus seperti `=A2 & " " & B2`, `CONCATENATE`, atau `TEXTJOIN`.- Tidak mengubah struktur sel; semua sel tetap terpisah.- Aman untuk data, karena tidak menghapus isi sel lain.Praktiknya, gunakan **Merge cells** hanya untuk tampilan, dan gunakan rumus untuk manipulasi data sebenarnya.
Jika Anda perlu menggabungkan banyak kolom sekaligus (misalnya Nama Depan, Nama Belakang, Jabatan, Perusahaan), `TEXTJOIN` adalah pilihan paling fleksibel.Contoh:1. Asumsikan: - A: Nama Depan - B: Nama Belakang - C: Jabatan - D: Perusahaan2. Di sel E2, ketik: ``` =TEXTJOIN(" | ", TRUE, A2:D2) ``` - `" | "` adalah pemisah antara setiap kolom. - `TRUE` berarti abaikan sel kosong. - `A2:D2` adalah semua kolom dari baris 2 yang ingin digabung.3. Tekan **Enter**, lalu tarik rumus ke bawah.Jika ingin otomatis untuk semua baris tanpa tarik:``` =ARRAYFORMULA(IF(A2:A="",,TEXTJOIN(" | ", TRUE, A2:D2)))```Namun `TEXTJOIN` tidak bisa langsung digunakan dengan `ARRAYFORMULA` dalam bentuk ini untuk seluruh rentang baris sekaligus. Biasanya pendekatan yang stabil adalah gunakan `TEXTJOIN` per baris (E2, E3, dst.) dan kombinasikan dengan drag atau script/agent untuk mengisi banyak baris bila skala besar.
Menghapus kolom lama setelah penggabungan adalah langkah yang riskan jika tidak hati-hati. Pastikan Anda selalu punya cara untuk kembali ke data asli.Praktik aman:1. **Duplikasi sheet dulu**: klik nama sheet di bawah → **Duplicate**. Kerjakan penggabungan di salinan.2. Setelah rumus penggabungan (misalnya `=A2 & " " & B2`) menghasilkan kolom baru yang benar, salin hasilnya: - Blok seluruh kolom hasil. - Klik kanan → **Copy**. - Klik kanan di kolom baru (atau sama) → **Paste special > Paste values only**. Dengan ini, kolom hasil tidak lagi bergantung pada kolom lama.3. Baru setelah itu, pilih header kolom lama (misal A dan B), klik kanan → **Delete columns**.Jika Anda sering melakukan ini, pertimbangkan pakai AI agent atau Apps Script agar langkah backup dan konversi ke values selalu dilakukan konsisten, mengurangi risiko salah hapus.
Untuk kebutuhan berulang di banyak sheet (misalnya laporan mingguan untuk banyak klien), otomasi adalah kunci.Pendekatan bertahap:1. **Standarkan struktur sheet**: - Pastikan nama kolom dan posisi kolom yang akan digabung konsisten di semua file (misalnya A: First Name, B: Last Name).2. **Gunakan ARRAYFORMULA di template**: - Buat satu template sheet dengan rumus `ARRAYFORMULA` untuk kolom gabungan. - Setiap kali ada klien baru, duplikasi template ini, sehingga rumus sudah siap.3. **No-code (Zapier/Make)**: - Trigger saat baris baru dibuat di sheet klien. - Langkah Formatter untuk menggabungkan field. - Update kembali ke kolom hasil di Google Sheets.4. **AI agent (Simular)**: - Rekam pola kerja: buka folder Google Drive, untuk tiap sheet terapkan rumus penggabungan, ubah ke values, dan rapikan kolom. - Jadwalkan agen untuk berjalan harian atau mingguan.Dengan ini, tim Anda tidak lagi mengulang klik yang sama; mereka cukup mengawasi hasil dan memakai datanya untuk keputusan bisnis.